Arsip | cinta RSS feed for this section
22 Sep

*Ketulusan hati*

dandri Ketika seseorang berbicara tentang cinta, maka apa yang sebetulnya sedang bercokol dalam hatinya adalah untuk dicintai.

Kalaupun ia mencoba mencintai seseorang, maka itu hanyalah agar dicintai. Ia mencintai untuk dicintai, sebagai balasannya. Dan bilamana ternyata yang dicintainya itu tidak membalasnya, maka ia akan sangat mudah berubah, bahkan berbalik membenci. Ia merasa kecewa, direndahkan, disepelekan, tidak dihargai, ditolak, ditampik, terhina atau sejenisnya. Yang tadinya ia sangka sebagai prilaku mencintai, kini telah berubah sama sekali. Kini ia berubah menjadi benci, bahkan dendam.

Apa yang sesungguhnya terjadi padanya? Apakah ia memang benar- benar mencintai orang, yang konon tadinya ia cintai itu? Ternyata tidak. Bukan karena ia kini membenci atau mendendam, namun karena keinginannya untuk memiliki, menguasai, mengangkangi bagi dirinya sendiri. Yang ada ketika itu sebetulnya samasekali bukan cinta. Ketulusan itu tidak menuntut…Ketulusan itu, tidak mengharapkan adanya sikap balas budi… karena dalam perbuatan tulus, ada pengorbanan…

Oleh karena perbuatan sebuah tindakan yang didasarkan pada ketulusan hati, seseorang akan dapat memberikan kebahagiaan kepada orang lain karena perbuatan yang dilandasi ketulusan tersebut, telah membuka pintu harapan (bahkan mungkin pula pintu kehidupan) kepada orang lain yang menerima perbuatan tulus tersebut.

Terkait dengan sebuah hubungan cinta kasih;

-Pada saat kita telah menerima atau telah menyatakan pernyataan cinta kepada seseorang yang kita kasihi, itu sama artinya kita telah siap untuk membagi hati serta sebagian waktu kita dalam mengisi hari-hari kita bersama pacar.

-Adanya penerimaan diri untuk membuka hati dalam menerima atau menyatakan rasa cinta kepada seseorang, seharusnya diikuti pula oleh adanya keterbukaan pola pikiran kita, karena sikap open minded kita, kelak akan sangat mempengaruhi serta menentukan pada cara pandang atau pada cara kita memandang kepribadian maupun kehidupan pacar dari kita. Kenapa begitu? Karena salah satu hakekat mengasihi orang lain dengan penuh ketulusan itu, adalah mencerna terlebih dahulu baru berpendapat atau bertindak.

-Berbuatlah,,,,,karena hati kita yakin bahwa perbuatan kita itu adalah sebuah perbuatan benar. Janganlah kita membangun opini pribadi yang ingin menghadirkan suatu pola pandangan sebagai sebuah pembenaran. Ini merupakan suatu keadaan atau pemikiran ideal apabila kita memang benar-benar tulus mencintai serta menyayangi pacar kita.

-Cara menentukan sikap yang didasarkan pada cara memandang kepribadian serta kehidupan pacar kita, akan turut menentukan atau mempengaruhi penilaian kita terhadap pacar kita, yang kelak dapat berujung pada hadirnya sikap tulus untuk mau menerima keberadaan dan kondisi pacar, atau bahkan pada saat kita akan mengapresiasikan rasa sayang kita pada pacar kita. Hal itu perlu kita lakukan agar kita tidak melihat kekurangan yang ada pada pacar kita sebagai sesuatu yang bisa merusak hubungan cinta kasih dengan pacar, namun menghadirkan sikap diri untuk mau membantu memperbaiki atau menutupi kekurangannya itu. Sikap ini merupakan tanda penerimaan kita, untuk mau mengenal serta perduli atas apa yang ada dalam diri kekasih hati kita, sehingga apabila pada suatu waktu kita menerima informasi yang kurang menyenangkan tentang pacar kita, itu tidak akan membuat kita langsung terpengaruh atau terbakar emosi.

-Sisi kekurangan dalam diri seseorang, adalah sisi rentan yang dapat dijadikan alasan bagi seseorang untuk berubah sikap setia (melakukan perselingkuhan) atau memutuskan hubungan pacaran dengan kekasih hatinya. Apabila dalam menjalin hubungan kasih dengan kekasih hatinya tidak ada kesungguhan hati dari dalam diri seseorang untuk tulus mencintai serta dengan sepenuh hati menyayangi kekasih hatinya itu, maka besar kemungkinan, orang tersebut sulit untuk dapat menjaga kesetiaannya kepada sang pacar.

-Dalam menjalin hubungan dengan orang lain, kita tidak boleh bersikap egois. Kita tidak boleh banyak menuntut, memaksakan diri kita dan menganggap diri kita adalah yang terbaik atau sebagai pribadi yang tidak memiliki kesalahan. Kita seharusnya sadar, bahwa kita juga bukanlah individu yang sempurna. Kelanjutan kisah percintaan pada sepasangan anak manusia yang sedang berpacaran, dapat menghadapi suatu kendala pada saat salah satu dari pasangan tersebut masih mempertahankan sikap ego diri, terutama ketika sikap ego tersebut ditunjukkan secara berlebih-lebihan.

Egoisme sikap, pada dasarnya dapat menghalangi tumbuhnya sikap tulus di dalam diri seseorang karena sikap egois membuat seseorang cenderung hanya memperhatikan atau mementingkan kepentingan diri sendirinya, dan seakan-akan lupa untuk berbuat baik kepada orang lain. Adanya egoisme, dapat membuat seseorang menjadi selalu memperhitungkan setiap perbuatan yang dilakukannya kepada orang lain. Hal tersebut justru membuat kita sulit untuk berbuat tulus pada orang lain.

Untuk apa kita mempertahankan sikap egoisme kita, kalau sikap egois tersebut justru membuat kita menghadapi dilema dalam membina hubungan harmonis dengan pacar karena pacar kita telah kecewa terhadap sikap kita itu?

Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka.

Untuk apa kita lebih mementingkan diri (tidak memiliki respon baik pada lingkungan sekitar) kita sendiri, kalau sikap egois tersebut justru
membuat pacar menjadi tidak senang sama kita? Hubungan dengan pacar dapat merenggang, bahkan bisa membuat putus hubungan pacaran.

Apabila kita memang sudah memutuskan untuk bersedia berbagi kasih dengan orang lain, maka kita juga harus bisa menyatakan sikap tulus kita pada pasangan kita (dalam arti positif, tentunya).

Cinta memang indah seperti yang pernah kita dengar, seperti yang kita lihat, seperti yang tertuliskan, dan seperti yang dibicarakan setiap orang. Oleh karena itu, cinta yang tumbuh dan bersemi dalam hati, patut untuk diperjuangkan, dengan mempertaruhkan segala yang ada, termasuk dengan menempatkan ketulusan hati nurani pada saat menjalankannya.

Dengan bersikap tulus, berarti kita telah memberi makna indah akan adanya sikap menghargai orang lain, serta menghargai hubungan yang telah kita bangun dengan kekasih hati kita.

-Ketulusan sikap, bukan hanya membuat orang lain senang, namun juga bisa membahagiakan diri sendiri. Oleh karena itu, lakukanlah segala sesuatu yang bisa mendorong kita untuk dapat mencintai orang lain dengan tulus.

Bersikap tulus memang seharusnya dijadikan budaya dalam kehidupan setiap orang karena dengan bersikap tulus, itu sama artinya telah menyatakan perbuatan kasih kepada orang lain.

… hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.


Iklan

membangun mental dan kepercayaan diri

28 Jul

“Membangun mental dan kepercayaan diri”

Masalah adalah makanan sehari-hari dalam kehidupan. Dari anak-anak sampai tua, semua orang dalam kehidupannya pasti menghadapi masalah. Namun ternyata, untuk satu masalah yang sama, orang yang berbeda bisa saja menghadapinya secara berbeda. Masalah X akan dihadapi secara berbeda oleh A dan B. A tak bisa menyelesaikan masalah X tersebut. Ternyata, B mampu. Mengapa ini bisa terjadi?

Posisi Mental Tak bisa dipungkiri, semua orang membutuhkan strategi mempertemukan keunggulan diri guna melawan kelemahan lawan. Kemenangan atau kekalahan dalam menghadapi problem sebenarnya tidaklah diukur oleh besar-kecil problem yang mayoritas telah didefinisikan oleh pencitraan umum sebagai suatu persoalan yang sulit, tidak mungkin atau sudah dicoba banyak orang tetapi gagal. Kenyataannya kemenangan dihasilkan oleh strategi bagaimana anda mendifinisikan keunggulan di dalam dan kekurangan di luar sehingga mampu memilih posisi untuk menempatkan postur diri (disebut juga postur mental) secara tepat di hadapan problem. Postur Diri adalah posisi mental tertentu yang anda gunakan dalam melihat suatu persoalan. Secara umum posisi mental setiap orang dapat dikategorikan sebagai berikut :

A. Pemenang Problem seakan-akan seekor gajah dan mayoritas orang menempati posisi mental seperti yang dilakukan orang buta yang meraba gajah tersebut. Dengan posisi mental demikian maka apa yang didefinisikan tentang problem tidak bisa menjabarkan sisi mana yang lebih sederhana dan lebih dulu diselesaikan kecuali hanya dimiliki oleh sedikit orang dengan posisi pemenang. Karakteristik dominan dari seorang postur pemenang adalah sebagai berikut :

  1. Realistik – menempatkan posisi mental berada di atas realitas, tidak tenggelam di dalamnya.
  2. Mengakui – menerima diri, orang lain, dan keadaan dengan memahami hal-hal itu sebagaimana adanya (understanding as they are).
  3. Sederhana – mampu menempatkan diri secara tepat : tidak kurang dan tidak lebih
  4. Problem Solving – melihat persoalan dari partikulasi atau sudut yang paling mungkin untuk diselesaikan. Dengan posisi mental sebagai pemenang maka sangat dimungkinkan bahwa seseorang akan menghasilkan kemenangan di akhir pertandingan melawan problem hidupnya. Setidaknya pun ia masih belum menang secara total tetapi setidaknya sudah bisa mengalahkan mentalitas kalah di dalam dirinya.

B. Pecundang Posisi mental kalah atau pecundang adalah kualitas mental yang melihat problem sebagai masalah absolut, sebuah alasan yang dijustifikasi, dan bukan tantangan yang menuntut solusi. Kekalahan itu bisa diekspresikan dengan penolakan dalam bentuk kerelaan hilangnya harga-diri sebagai manusia normal. Postur pecundang ini tidak bisa dilepaskan dari gaya hidup berbasis problem yang melihat kenyataan dengan kacamata masalah. Karakteristik dari gaya hidup berbasis problem adalah :

  1. Ketakutan terhadap sesuatu.
  2. Terintimidasi harapan pihak lain.
  3. Kebiasaan yang salah dalam menangani masalah.
  4. Perilaku reaktif semata.Dampak paling buruk dari postur pecundang adalah kerelaan hilangnya harga diri. Kerelaan ini kalau didukung dengan keberanian akan menghasilkan tindakan yang tidak saja merugikan diri sendiri melainkan tindakan brutal yang menghalalkan segala cara dan tentu saja merugikan orang lain.

C. Pasrah Postur ini secara kualitatif berada di antara kedua postur di atas atau lebih tepatnya dikatakan postur berpotensi menang atau kalah, tergantung kemauannya untuk berkembang. Ciri khas yang paling menonjol adalah mempermasalahkan masalah yang sedang menimpanya sebab bagi dirinya masalah adalah sebatas apa yang ia rasakan tidak enak. Biasanya ia sama sekali tidak mengambil prakarsa solusi secara keseluruhan atau bagiannya sebab merasa orang lain di dekatnya lebih mampu. Penyebab dari postur ini adalah kekurangan perangkat sumber daya berupa: pengetahuan atau ketrampilan.

Bagaimana Menjadi Pemenang? Dari ketiga postur di atas, tentu kita ingin diri kita menjadi pemenang, bukan yang pasrah atau pun pecundang. Bagaimana cara untuk mempunyai postur mental pemenang.

Prinsip dasar pembelajaran-diri adalah manusia dilahirkan untuk menyelesaikan semua bentuk problem: kesulitan, dilema, teka-teki, atau misteri. Sesuai dengan perubahan dan kemajuan maka kompleksitas tiap bentuk pun bertambah sehingga mau tidak mau menuntut perbaikan kemampuan menciptakan solusi secara terus-menerus untuk menjadi lebih baik. Posisi mental pemenang dihasilkan dari upaya pembelajaran-diri secara terus menerus, perbaikan dan peningkatan dari beberapa materi berikut :
1. Membangun Karakter Posisi mental pemenang merupakan cerminan karakter mental menang dan karakter menang didasarkan pada
sejauhmana anda menjiwai keaslian diri anda. Orang yang memahami secara utuh siapa dirinya dengan peranan yang
harus dimainkan, memahami bagaimana lingkungan dan masalah yang dihadapi maka ia akan menghasilkan karakter
superior di mana ia menginjakkan kaki di atas bumi realitas tanpa was-was, atau rasa khawatir atas ancaman yang
muncul dari sesuatu yang tidak diketahui atau virus “Jangan-jangan kalau…”
Dalam menghadapi bentuk dan jenis problem yang sama masing-masing individu bisa memiliki karakter berbeda: kalah –
menang. Karakter kalah sudah lebih dulu dikuasai oleh citra yang dibuat sendiri atau kerelaan menerima secara utuh
definisi atau citra dari orang lain bahwa postur problem yang dihadapi lebih besar dan tidak lagi terbuka celah untuk
dilumpuhkan.
Memiliki posisi mental pemenang atas problem yang anda hadapi diawali dari upaya kristalisasi karakter mental menang
bahwa diri anda lebih besar dari problem; bahwa jumlah solusi yang mampu anda temukan lebih banyak dari jumlah
problem yang anda hadapi; bahwa anda memahami siapa diri anda: kekuatan, kelemahan, dan apa yang akan
dilakukan. Karakater inilah yang harus terus-menerus anda bangun.
2. Membangun Keyakinan
Menghadirkan posisi pemenang atas problem mutlak membutuhkan keyakinan atas kepercayaan diri. Percaya diri
dibentuk dari sejumlah alasan faktual tentang kemenangan masa lalu anda atas berbagai persoalan. Semakin banyak
kesuksesan masa lalu yang anda kumpulkan akan menjadikan anda semakin “PD” menghadapi persoalan sekarang.
Meskipun secara data tehnis bisa jadi berbeda antara problem masa lalu dan sekarang tetapi yang perlu anda
kembangkan adalah karakter mental dan rasa percaya diri.
Selain rasa percaya diri, bentuk keyakinan yang perlu anda kembangkan adalah keyakinan atas kekuatan yang menjadi
sumber segala kekuatan di luar diri anda, yaitu keyakinan Anda tentang kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Orang
yang tidak punya keyakinan bahwa dirinya dilindungi, dibantu, dijamin perbuatannya tidak sia-sia, maka postur diri yang
dihasilkan adalah postur pasrah atau kalah. Persoalannya adalah bagaimana orang bisa “mendekati” Allah Subhanahu
wa Ta’ala sehingga kekuatan-Nya yang begitu besar tidak dimubazirkan oleh cara memahami yang kurang sesuai.
3. Membangun Dukungan
Dukungan orang lain adalah power bagi anda untuk menghasilkan posisi mental pemenang. Tetapi mendapatkan
dukungan adalah akibat dari usaha anda menciptakan alasan bagi orang lain bahwa anda layak didukung. Semua itu
perlu dimulai dari dalam guna membangun kepercayaan dan kredibilitas secara moral dan professional. Moral adalah
manifestasi kepribadian yang dibentuk oleh nilai-nilai luhur seperti kejujuran, keikhlasan, pengabdian dan lain-lain,
sementara profesionalitas adalah penguasaan ketrampilan atau pengetahuan khusus.
Untuk mendapatkan dukungan secara utuh, sebaiknya anda menjalankan program kelayakan dipercaya secara
bersamaan: moral dan professional. Sebab kenyataan membuktikan bahwa kelayakan yang dibangun hanya dari salah
satu unsur itu menyimpan kata ‘tetapi’ di akhirnya yang menandakan tidak utuh: “Anda jujur tetapi…?” Atau “Anda pintar
tetapi..?”
Membangun postur diri adalah pencapaian kualitas mental dalam menghadapi problem kehidupan dari waktu ke waktu.
Prinsip yang paling mendasar adalah problem bukanlah ‘kenyataan beku absolut yang tak bisa diubah’ tetapi murni
‘bayang-bayang pikiran’ yang menyisakan sekian banyak sudut pandang. Kemenangan dan kekalahan dalam melawan
problem bukan ditentukan oleh ukuran besar-kecil problem.
Akan tetapi posisi mental yang kita pilih secara rasional untuk mengambil posisi mental pemenang. Sebab fakta alamiah
menunjukkan bahwa semakin “besar” ukuran seseorang semakin besar pula ukuran problem yang dihadapi. Selamat
mencoba.

sumber; http://majalah-elfata.com

antara harta dan cinta

10 Jul
Harta dan Cinta

Jangan Kau Melihat Wajah Karena Bisa Menipu
Jangan Pula Kau Melihat Harta Karena Bisa Hilang
Datanglah Kepada Orang Yang Bisa
Membuatmu Tersenyum,
Membuatmu Selalu Tertawa,
Dan Membuatmu Merasa Dia akan selalu disampingmu,
Melindungimu dan Menyayangimu.

Jangan Kau Sia-siakan hidup untuk hari ini,
Hidup ini Terlampau Singkat
Bila dilewatkan Bersama Pilihan Yang Salah

puisi cinta

10 Jul
Kata Hati Yang Tersembunyi

Cuaca Mendung Di Sore Hari
Aku Tetap Termenung
Tidak Seperti Kemarin Meskipun Mendung
Aku Tetap Menemukan Suatu Kebahagian

Langit mulai hitam kelam
Dan Rintik hujan mulai turun
Sejenak ku tergugah
Dengan suara kecil yang berbunyi dari handphoneku
Yang Menyuruh aku tuk mengangkatkan kaki dari rumahku

Hujan semakin deras
Aku tetap melangkahkan kakiku
Dengan harapan ada sesuatu yang bisa aku dapatkan

Suasana dingin dan basah menyelimutiku
Diikuti kenangan pahit yang terlupakan
Tapi hati ini tetap ingin mengatakan.
Sesuatu Yang dulu hampir hilang dari pikiranku

Sunyi senyap membuat suasana semakin akrab
Diikuti canda tawa antara aku dan dia

Detik demi detik terus berlalu
Kata demi kata terungkap dari mulutku
Kata hati yang tak bisa dibohongi
Yang hampir hilang dari pikiranku

Kesendirian

10 Jul

Kesendirian

Aku termenung menatap atap langit rumahku
Kali ini aku mulai merasakan lagi kesunyian
Yang Menyelimuti Jiwa dan Hatiku

Perlahan jiwa dan hatiku terasa rapuh
Bagaikan sebuah es yang disinari matahari
dan perlahan-lahan mencair
Untuk Kedua Kalinya dalam hidupku
Aku merasakan Kehancuran
Bagaikan dihantam sebuah pukulan yang sangat keras
Sehingga aku tak berdaya dan Kuasa tuk menahannya

Kini kumerasakan kesendirian
Sahabat hanya diriku sendiri
Ingin rasanya aku berteriak bebas dan lepas
Bagaikan burung yang lepas dari sangkarnya

Hilang sudah semua harapan tanpa bekas
Hanya kenangan dan kekecewaan yang masih tertinggal
Aku hanya bisa pasrah menerima apa yang telah terjadi
Bagaikan manusia bodoh yang dipermainkan berkali-kali

Aku memang bukan yang terbaik,
Tapi aku bisa memberikan yang lebih baik.

puisi bodoh

10 Jul

I WISH I WAS A KID

Ketika itu aku berusaha jalan,

Walau tergopoh, jatuh dan menangis.

Aku bangkit dan mencoba lagi.

Aku tidak takut gagal

Walau daku harus terpuruk dan tersudut.

Aku pasti bisa bangkit dan mencoba lagi.

Ketika itu aku dengan mudahnya berkata

“Aku sayang kamu”

Walau aku tak tahu apa alasannya.

Apalagi makna cinta?

Lalu, mengapa kini harus punya alasan

untuk berkata, “Aku sayang kamu”.

Mengapa harus ada batas fisik, harta

otak atau apapun bentuknya.?

Mengapa harus mencari cinta sejati nan tulus?

Bukankah itu sudah ada pada dirimu sejak dulu?

Ketika itu aku bebas memilih,

Walau terkadang berakhir pada luka ataupun tangis.

Aku tetap berani memilih menurut nuraniku.

Aku akan tetap merasakan kebebasan itu.

Walau terkadang orang akan menganggap itu bodoh.

Kan kubiarkan nuraniku bebas terbang

Dari sangkar gengsi, ambisi, harga diri,

status sosial atau apapun bentuknya

cara mencapai orgasme

9 Jul

cara mencapai orgasme

https://i0.wp.com/3.bp.blogspot.com/_ygIhYkTQ4bQ/SZIzxZHJ8TI/AAAAAAAAAe8/VbHq3LIaXCc/s400/orgasme_574778p.jpg

Seks bisa menjadi kesenangan terbesar yang pernah dialami atau juga menjadi sebuah kekecewaan besar.

Survei menunjukkan bahwa 75% dari perempuan memalsukan orgasme setiap kali berhubungan sex, 15% memalsukannya di setiap waktu, 9,5% mengatakan mereka kadang-kadang berpura-pura dan sekitar 0,5% yang mengatakan mereka tidak pernah memalsukan orgasme, itu benar.

Perempuan, dengan berpura-pura orgasme, telah menghilangkan salah satu pengalaman yang paling menyenangkan, begitu juga pasangan mereka. Anda akan menyadari perbedaan setelah Anda telah membaca artikel eksklusif Playgal ini. Untuk meningkatkan kenikmatan seksual luar biasa tinggi baru akan tercipta setelah Anda tahu bagaimana membawa seorang wanita orgasme setiap waktu. Pasangan Anda akan menginginkan Anda seperti belum pernah terjadi sebelumnya, dia tidak akan pernah menginginkan atau memerlukan pria lain.

Kesalahan yang umum dilakukan pria adalah cepat sekali melakukan penetrasi penis, hal ini mudah terjadi bagi pria yang terangsang secara seksual karena organ seksual yang mudah terangsang. Pria yang tidak layak secara mental atau fisik kadang-kadang dapat memakan waktu lebih lama untuk membangkitkan penisnya atau ereksi, sama seperti halnya pria yang bosan dengan pasangan mereka. Apakah anda tahu alasan utama pria merasa bosan dengan pasangan wanitanya secara seksual? Mungkinkah wanita itu sendiri bosan karena dia tidak mendapatkan kenikmatan seksual dan oleh karena itu tampaknya tidak tertarik pada seks. Seks akan membosankan jika semua kesenangan ada di satu satu sisi, Bayangkan berhubungan seks setiap beberapa hari dan tidak pernah mencapai orgasme. Kedengarannya tidak terlalu menyenangkan bukan?

Beberapa pria bisa membuat seorang wanita menjadi sangat terangsang selama pemanasan, tetapi kemudian ketika sampai pada hubungan intim. momentum tidak berlanjut dan dalam kebanyakan kasus, baik pria dan wanita tidak tahu apa yang salah, lalu pihak wanita akhirnya berpura-pura mengalami orgasme karena dia ingin seluruh kegiatan sex selesai untuk mengakhiri kebosanan dan / atau rasa sakit.

Jika seorang pria tidak tahu bagaimana membuat hubungan seksual berjalan baik maka wanita akan menjadi bosan dan tidak puas, lalu akhirnya mencari pilihan lain.

Tapi itu bukan salah Anda – Anda seorang pria, bagaimana mungkin anda bisa tahu seperti apa rasanya? Hanya seorang wanita yang benar-benar tahu cara memuaskan seorang wanita. Hanya seorang wanita tahu sensasi fisik dari tubuh wanita. Kebanyakan wanita tidak suka berbicara tentang hal ini dengan pasangan mereka.

Langkah pertama – menggoda pasangan

Wanita butuh kasih sayang, mereka ingin tubuhnya dibelai dengan lembut.

Bayangkan diri Anda berbaring telanjang bulat dan 100% santai dengan tangan perlahan dan dengan lembut menyentuh tubuh. Coba jalankan dari ujung jari, begitu lembut, geli sedikit tapi rasanya menyenangkan, bahkan kadang rasanya perlu menggaruknya sedikit.

Ketika bercinta dengan pasangan Anda, Anda perlu memberi tubuh mereka apa yang diinginkan. Secara lembut jalankan ujung jari Anda di seluruh tubuhnya. Lakukan ini selama 3-4 menit tanpa menyentuh payudara atau klitoris. Lalu perlahan-lahan jalan naik ke payudaranya, tetapi jangan menyentuh putingnya. Putari payudaranya dengan telapak tangan dan ujung jari. Anda kadang-kadang bisa mencium dengan lembut di sekitar payudara tapi TIDAK menyentuh putingnya – belum – sentuhan di bawah dan di atas puting, tetapi tidak pada puting.

Ini akan mulai untuk mengantarnya gila. Anda telah membuat keinginan untuk menyentuh putingnya. Anda tidak memberinya sesuatu yang dia inginkan. Setelah beberapa menit menggodanya dengan sangat sangat lembut lalu sentuh putingnya, kemudian terus putari putingnya dengan jari, dengan lembut pula sesekali menjilat payudaranya tapi tetapi tidak di putingnya.

Anda berada dalam kendali penuh, dia akan terangsang sekarang. Anda telah menciptakan sebuah kegairahan dan hasrat seksual di dalam dirinya. Ketika Anda merasa dia siap – dia akan membiarkan Anda tahu sekarang saatnya untuk beralih ke langkah berikutnya.

Catatan:
Penting untuk tidak mulai meraba-raba klitorisnya dalam tahap menggoda ini. Ini hanya pemanasan untuk hasrat cinta yang besar.

Bagian Kedua Siap Action!

Sekarang, Anda berdua siap untuk beraksi, penis Anda sudah keras dan siap, dan dia memberi pandangan yang mengatakan bahwa ia menginginkannya. Anda hanya ingin terjun langsung kedalam klitorisnya – dan dia bersorak-sorai.

JANGAN LAKUKAN

Belum saatnya untuk meledakkan semuanya sekarang, sekarang Anda harus benar-benar mulai membuatnya mununggu.

Sentuh penis Anda ke bibir klitorisnya dengan lembut. Gesek dengan lembut penis anda di atas klitorisnya, membiarkan dia tahu bahwa itu ada di sana, siap untuk masuk .. jika anda menginginkannya. Anda sekarang benar-benar bertanggung jawab, dan total mengendalikan situasi. Anda harus menggodanya sampai ia menjerit meminta untuk memasukkan penis ke dalam vaginanya.

Sekarang, dia meminta Anda untuk memasukkannya ke dalam .. tetapi Anda tidak akan melakukannya. Tetap menggoda. Ia bertanya lebih mendesak .. Anda masih tidak. Anda berada dalam kendali, dia tidak tahu kapan penis akan masuk. Tetap menggoda, lembut menggosok.

Masukkan hanya ketika dia mulai menuju orgasme, bergerak lebih lanjut, masukkan penis hanya setengah 2 cm atau lebih, sangat perlahan, masuk dan keluar. Setelah beberapa saat (tinggal di kontrol!) bergerak perlahan-lahan secara bertahap, terus meningkat jarka yang Anda masukkan ke dalamnya, sampai hampir seluruh panjangnya.

Ingat, jika Anda memasukkan seluruh panjang penis. Anda akan membuat kontak dengan klitorisnya, dan ini tidak tidak inginkan, tujuannya adalah untuk menggoda, membuat dia ingin penis didorong masuk sekali. Semakin lama Anda menggodanya maka semakin kuat orgasme Anda akan terjadi.

Saatnya Menyerah

Sekarang, dia bergetar dengan penuh keinginan. Percepat sedikit gerakan penis. Dia mungkin berteriak, dia boleh memanggil nama Anda (mudah-mudahan!) Atau dia mungkin hanya merintih pelan – tapi Anda akan tahu bahwa Anda telah memberinya orgasme. Terus bergerak masuk dan keluar, lebih cepat sekarang; dia akan orgasme lagi – lebih cepat sekarang, dengan tidak perlu menggoda. Anda dapat mempercepat bahkan lebih jika Anda ingin (dan bisa).

Dia mungkin memiliki beberapa orgasme, atau hanya satu. Dua sampai lima kali adalah normal, jika Anda sudah bisa melewati hal pertama, itu hebat ..tapi bahkan jika Anda ejakulasi, itu akan menjadi salah satu orgasme paling dalam dan paling luar biasa.

Menyempurnakan Teknik

Coba untuk membuat diri Anda menunda lebih lama dan lebih lama. Ini akan memperkaya pengalaman seksual bagi Anda dan pasangan Anda.

Catatan untuk Bagian 2:
Jika anda berdua ingin berpetualang dan benar-benar bersedia untuk menggoda satu sama lain, tunggu sampai titik orgasme dan berhenti – berhenti toal. Tarik penis Anda dan berbaring di sampingnya, kemudian lanjutkan lagi nanti atau hari berikutnya. Hasrat seksual akan memuncak sampai waktu berikutnya dan Anda berdua akan siap dengan tidak ada waktu menggoda.

teknik berciuman

9 Jul

teknik berciuman

KAMASUTRA memberikan pelajaran serta teknik ciuman dalam beberapa bentuk, plus berbagai sensasi nikmat yang dimunculkan. Seperti apa hebatnya?

Ciuman merupakan bahasa cinta yang klasik, yang mampu mengekspresikan berbagai rasa cinta dan sayang seseorang kepada pasangannya. Dengan berciuman pula, permainan cinta bisa mendapatkan sensasi yang luar biasa. Sebab pada mulut terdapat berjuta-juta sel penggerak nafsu seks. Mulut memiliki sensor yang sangat peka, karena bentuk permainan cinta akan semakin terasa mengairahkan dan memuaskan.

Berciuman adalah bentuk perilaku yang paling indah saat Anda berhubungan. Adalah suatu hal yang sangat menyenangkan jika Anda bisa berciuman dengan pasangan Anda. Pada kondisi seperti ini, perasaan akan menyatu.

Berikut beberapa teknik ciuman yang dikembangkan secara turun-temurun sebagai suatu tradisi bercinta yang sempurna dalam Kamasutra, seperti dilansir seni-bercinta.tripod.com.

Ciuman Pembuka

Jenis ciuman ini bisa dilakukan secara rileks sebagai tahap awal melakukan aktivitas seks. Meski rileks, tetapi jenis ciuman ini bisa memberikan perasaan mesra di antara masing-masing pasangan.

Ciuman pembuka ini dilakukan dengan cara mulut tetap tertutup antara bibir beradu dengan bibir. Saat menempelkan mulut dilakukan dengan penuh kelembutan. Untuk menambah sensasi rasa yang dimunculkan Anda bisa melakukan dengan mata terpejam.

Selain itu obyeknya juga bisa dilakukan pada pipi atau kening. Juga bisa Anda lakukan pada rambut, telapak tangan, dan punggung, serta daerah bagian dalam leher, dan bahkan puting payudara.

Ciuman Kering

Ini merupakan tingkatan lebih lanjut setelah ciuman pembuka. Tekniknya dengan sedikit membuka mulut saat berciuman, hembuskan sedikit angin melalui mulut kemudian tempelkan dengan lembut dan perasaan mesra. Tahanlah sebentar untuk menikmati getaran-getarannya. Setelah itu angkat perlahan-lahan dan lakukan gerakan tersebut berulang-ulang pada bagian ujung jari, belahan bibir, mata, pangkal lengan, pangkal payudara.

Ciuman Basah

Ciuman basah dilakukan dengan cara mulut dibuka, kemudian basahilah mulut dengan lidah dengan gerakan memutar sehingga bibir terlihat basah dan merekah oleh jilatan. Setelah bibir dirasa basah, ciumkan ke bagian-bagian tubuh pasangan Anda. Dalam keadaan mencium, mainkan lidah Anda sehingga menyentuh kulit pasangan. Selain membasahi daerah-daerah seperti bibir, leher, payudara, dan bagian tubuh sensitif lainnya, Anda juga bisa melakukannya di punggung pasangan.

Model Kulum

Teknik berciuman dengan model kulum ini sangat nikmat dan dapat mempercepat naiknya birahi, yaitu dengan mulut diciumkan kemudian lidah digerak-gerakkan seperti mengulum permen. Caranya, majukan ujung bibir dan buka sedikit kemudian disusul dengan lidah masuk ke daerah obyek kuluman.

Model Sedot

Apa yang dilakukan dalam berciuman model sedot ini hampir sama dengan teknik yang dikembangkan pada model kulum. Jika pada model kulum menggunakan permainan lidah, sedangkan pada model sedot ini mengandalkan tenaga bibir, seperti saat Anda melakukan sedotan untuk minum. Penekanan teknik sedot ini adalah pada kontraksi otot-otot sekitar mulut, pipi dan leher.

Model Gigitan

Teknik ini adalah upaya untuk tingkat lanjutan sebagai cara meningkatkan birahi saat Anda menjalani proses hubungan intim. Caranya adalah dengan sedikit memberikan gigitan lembut pada daerah-daerah rangsangan pasangan Anda. Jika gigitan tersebut dipadukan dengan jilatan lidah, maka sensasi yang ditimbulkannya akan terasa menyengat. Gigit lembut di antara gigi Anda sebentar, lalu lepaskan dan ulangi lagi segera.

Bekas gigitan dengan warna merah akan menjadi kenangan indah setelah melakukan hubungan seks. Ciuman model gigitan ini bisa Anda lakukan di daerah dada, punggung, leher, serta paha.

Lakukan eksplorasi atas berbagai teknik serta model ciuman dipadu dengan insting bercinta yang Anda miliki. Pindahkan ciuman ke bagian lainnya setelah model ciuman yang pertama “selesai” dan biarkan ini berlanjut, sehingga terjadi birahi puncak dan ereksi total pada diri Anda dan pasangan sebelum melakukan hubungan seks yang “sebenarnya”.(okezone)

calon istri yang tak disukai laki-laki

9 Jul

9 Ciri Gadis yang Tidak Mau Dinikahi Laki-laki


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh jurusan psikologi (ilmu jiwa) pada Fakultas Adab (sastra) di Universitas Zaqaqiq, Mesir dengan judul: “Kepribadian Remaja Putri, Tata Cara kesiapan Jiwa dalam Menghadapi Pernikahan, dan Masa Perubahan Jiwa Pasca Nikah Secara Khusus” menyimpulkan ada 9 tipe gadis yang tidak diminati oleh para pemuda:


Pertama: Gadis Pencemburu

Pencemburu adalah sifat pertama kali yang dihindari oleh para pemuda dari calon istri-istri mereka. Cemburu disini bermakna keraguan. Para pemuda itu menuntut adanya sebagian sifat cemburu yang memperkuat ikatan cinta, akan tetapi mereka menolak ketidak percayaan (keraguan) yang menimbulkan petaka dalam kehidupan rumah tangga. Mereka menginginkan kepercayaan dari para istri mereka, dan tidak suka jika mereka menceritakan atau mengungkap setiap langkah yang dilaluinya.

Kedua: Gadis Egois, sok menjadi ratu

Adapun gadis yang kedua adalah gadis yang egois, ingin berkuasa, menginginkan dari suaminya segenap kecintaan, ketundukan, dan kepasrahan hanya kepadanya saja. Dia akan marah jika melihat suaminya lebih mementingkan orang lain atau mencintai selain dirinya. Seperti cemburu kepada kerabat suami, atau teman-temannya. Perbuatan ini kadang menimbulkan banyak permasalahan. Dengan sikap seperti itu, dia telah mempersempit kepribadian suami, dan menyebabkan timbulnya permasalahan dengan kerabatnya. Dengan sikap seperti itu, dia telah menjadikan suami benci dengan kehidupan rumah tangganya. Sikap yang demikian tidak termasuk cinta, tetapi ambisi kepemilikan dan penguasaan. Maka wajib bagi gadis ini untuk menyadari bahwa mereka adalah kerabat suami, yang tidak mungkin ia bebas lepas dari mereka, begitu pula sebaliknya mereka tidak mungkin bebas lepas darinya.

Ketiga: Gadis Durhaka

Yaitu istri yang tidak ridha dengan kehidupannya. Dia senantiasa membangkang pada suami dan menggerutu tentang segala sesuatu. Dia tidak bersikap qonaah (menerima apa adanya), senantiasa menginginkan tambahan dan lebih. Dengan sikap seperti ini, dia telah menekan suami hingga mau memenuhi keinginannya. Dia tidak peduli darimana sang suami bisa memenuhi berbagai tuntutan itu, dan bagaimana ia bisa mendapatkan harta tersebut. Dia adalah jenis istri perusak. Dia hanya mencari untuk diri dan kebahagiannya sendiri, terutama harta, bukan cinta. Dia tidak menjaga suami atau rumahnya. Biasanya keadaan yang seperti ini berakhir dengan perceraian.

Keempat: Gadis yang cuek dan masa bodoh

Gadis ini tidak layak disebut sebagai seorang istri. Dia sama sekali tidak menaruh perhatian pada suami, tidak juga pada rumahnya. Tidak berusaha memenuhi kebutuhan suami atau permintaannya. Di sini sang suami merasa bahwa si istri tidak mencintainya, atau tidak menganggapnya. Kadang yang demikian membuat sang suami bersikap kasar kepada istri sebagai usaha untuk meluruskannya. Akan tetapi jika sang istri memiliki sifat seperti ini, maka akan sulit merubahnya. Hal ini menjadikan sang suami tidak menaruh perhatian terhadap istri, tidak mesra dengannya dalam segala hal, dan bisa menyebabkan perpisahan. Maka mulai sekarang seharusnya istri mulai memberikan perhatian terhadap suami.

Kelima: Gadis yang Kekanak-kanakkan

Yaitu gadis yang senantiasa tergantung pada ibunya, dan terus terikat dengannya, bersandar kepadanya dalam segala hal. Dia bertindak dengan malu, tidak mampu mengemban tanggung jawab. Kebanyakan ibunyalah yang memberikan keputusan dan berkuasa pada seluruh urusan rumah. Maka sang putripun bersandar kepadanya dalam segala hal seperti apa yang dia kerjakan saat masih kanak-kanak. Dengan sifat seperti itu, dia tidak layak menjadi seorang ibu bagi putra-putranya, dikarenakan putra-putranya akan menjadi pribadi-pribadi yang terputus, tidak utuh. Adapun sang suami, maka ia merasa seolah-olah telah menikahi ibu mertuanya, karena dialah yang mengatur segala keperluannya. Maka wajib bagi para gadis untuk belajar memikul tanggung jawab dan berbuat secara dewasa.

Keenam: Gadis yang meninggalkan Tugas Rumah Tangga

Kebanyakan gadis seperti ini adalah gadis yang bekerja (wanita karir). Akan tetapi, ada perbedaan antara istri yang bekerja dan istri yang pergi meninggalkan tanggung jawab rumah. Artinya ada banyak istri yang bekerja, tetapi mereka dapat melakukan segenap pekerjaan rumah tangga dan memberikan perhatian terhadap berbagai keperluan suami dan anak-anak mereka. Pekerjaan mereka tidak membuat mereka durhaka terhadap keluarga. Maka istri harus menyeimbangkan antara pekerjaan dengan suami dan anak-anaknya. Janganlah pekerjaan membuat keluarga terhalangi dari perhatian dan kasih sayangnya. Sehingga sang suami merasa kehilangan kemesraan, akhirnya timbullah permasalahan diantara mereka.

Ketujuh: Gadis yang Lemah

Yaitu seorang gadis yang terbiasa pasrah terhadap keadaan di sekitarnya, apakah terhadap keluarga atau teman-temannya. Dia sangat lemah untuk bisa mengambil keputusan dengan dirinya sendiri, tidak berusaha mengadakan musyawarah atau menampakkan pendapat apapun. Kepribadian yang lemah, penurut, dan tidak terbiasa memikul tanggung jawab. Kebanyakan penyebabnya adalah keluarga, yaitu dengan sikap keras sang ayah, dan diamnya ibu. Maka sang suamipun kehilangan teman yang bisa memberikan nasihat, atau masukan-masukan dalam berbagai urusannya.


Kedelapan: Gadis yang membuat was was

Yaitu gadis yang menggambarkan suaminya dengan gambaran yang terburuk. Sebagai contoh, jika suami terkena penyakit mulas, maka sang istri membesar-besarkannya serta meyakininya bahwa sang suami menderita usus buntu. Jika panas sang suami meningkat dia berkata bahwa dia telah terkena demam. Jika sang suami terlambat, dia berkeyakinan telah terjadi kecelakaan atau terkena sesuatu yang tidak disukai. Istri semacam ini akan mendorong suami untuk selalu was-was dan berkhayal macam-macam serta selalu khawatir.


Kesembilan: Gadis yang Sok Sempurna

Yaitu gadis yang berambisi untuk mengerjakan sesuatu dengan benar, dan terlalu berlebih-lebihan di dalamnya sehingga sang suami dan orang-orang yang tinggal di sekitarnya terkadang merasa jengkel. Sifat seperti itu membuatnya fanatik buta dalam kehidupan rumah tangga. Dia menginginkan kesempurnaan dalam segala hal. Jika pergi salah seorang teman maka harus membawa hadiah berharga dan mahal dibungkus dengan bungkus yang mewah dan seterusnya. Sifat seperti ini dimungkinkan akan membuat suami melakukan respon yang mungkin bisa menjadi seorang laki-laki yang keras dan menolak apa saja yang dilakukan istri, sekalipun perbuatan itu untuk kepentingannya, dan dia tidak lagi mementingkan keridhaan istrinya.

Selingkuh

4 Jul

Hubungan Chatting dan Selingkuh

Semakin banyak orang menikah yang memanfaatkan fasilitas chatting di Internet untuk memperoleh hiburan lain dari lawan jenis yang bukan pasangannya, demikian temuan sebuah penelitian di AS yang dilaksanakan baru-baru ini.

Menurut penyelidikan yang dilakukan peneliti dari Universitas Florida, para chatter yang terlibat hubungan dengan orang lain di Internet itu tidak merasa tindakannya salah, apalagi mengancam rumah tangga mereka. Padahal di lain pihak, banyak pasangan yang beranggapan hubungan lewat jagad maya itu termasuk pengkhianatan, meski dalam banyak kasus para chatter tidak melakukan kontak fisik.

“Internet sepertinya akan menjadi salah satu bentuk umum ketidaksetiaan, atau bahkan sudah,” ujar Beatriz Mileham dari Universitas Florida, peneliti kasus ini. “Sebelumnya tidak pernah seorang pria atau wanita yang sudah menikah menemukan ’kencan’ atau ’teman selingkuh’ semudah ini.”

Getaran Seksual

Senada dengan penelitian Mileham, sebuah grup konseling di AS mengatakan bahwa chat room sekarang telah menjadi salah satu penyebab tercepat retaknya hubungan suami-istri. “Masalah itu bisa menjadi lebih parah seiring dengan makin banyaknya orang yang online dan gemar chatting,” papar Mileham.

Dalam penelitian yang dilakukannya, Mileham mewawancarai beberapa pria dan wanita yang menggunakan chat room sebagai tempat mencari ’teman’. Ia mendapatkan bahwa kebanyakan orang yang chatting dengan partner yang sama lama-lama akan jatuh cinta padanya. Rasa jatuh cinta itu tidak seperti jatuh cinta pada pasangannya, tapi ada sisi-sisi erotis bahwa mereka tidak saling tahu, dan tidak ada rasa harus bertanggungjawab. Pendek kata banyak orang yang jatuh cinta karena bebasnya hubungan itu.

“Di situ kita bisa membicarakan apa saja tanpa harus dibebani rasa malu,” ujar seorang responden pria. “Orang juga merasa lebih bebas karena mereka tidak harus bertemu mata secara langsung pada awal perkenalan mereka.”

Mengapa orang berpetualang di chat room? Menurut penelitian, penyebab utamanya adalah kebosanan, pasangan yang tidak lagi bergairah secara seksual, pasangan yang tidak menarik, keinginan untuk mencoba sesuatu yang lain, atau hanya sekedar main-main.

“Alasan utama yang diutarakan para pria adalah tidak harmonisnya kehidupan seksual dalam perkawinan mereka,” tandas Mileham. “Banyak diantaranya mengatakan bahwa istri mereka terlalu disibukkan dengan urusan anak-anak sehingga tidak lagi tertarik untuk melakukan hubungan seksual.”

Dari Virtual Menjadi Kenyataan

Berdasar penelitian, Mileham menemukan pula bahwa apa yang mulanya merupakan chatting pertemanan seringkali menjadi hubungan yang lebih serius. Hampir sepertiga dari responden mengaku pernah menemui teman kencannya. Di antara mereka yang melakukan pertemuan tersebut, nyaris seluruhnya berakhir dengan perselingkuhan sungguhan.

“Dengan kondisi tersebut, tidak heran bila aktivitas seksual online merupakan penyebab utama dalam masalah perkawinan di masa mendatang,” kata Al Cooper, pengarang buku Sex And The Internet: A Guidebook For Clinicians.

“Banyak masalah yang berawal dari kegenitan online, dan berakhir pada perceraian. Jadi berhati-hatilah!” demikian diperingatkan Cooper. (BBC/wsn – Kompas internet)